Ikuti Kami:

Peristiwa

Tergiur Gaji, Delapan Warga Karawang Diduga Jadi Korban TPPO

Diterbitkan:

|

Ilustrasi korban TPPO
Ilustrasi korban TPPO (Foto: Net)

Dalam tiga hari memotong tebu, kelompok pekerja itu mengaku menghasilkan sekitar 30 ton. Tapi yang tercatat oleh mandor hanya 11 ton.

“Selama bekerja tiga hari, hasil yang kami dapat sekitar 30 ton, tetapi yang dicatat hanya 11 ton,” kata Dede Erwin (45), salah satu korban, warga Rengasdengklok Utara.

Dari pekerjaan itu, Dede hanya menerima sekitar Rp1,64 juta, jauh dari yang dijanjikan. Di atas itu, para pekerja masih dibebani berbagai potongan biaya.

Janji makan gratis tak pernah terealisasi, sehingga mereka terpaksa berutang di warung untuk makan sehari-hari hingga tagihan mencapai Rp2,61 juta. Situasi kian tertekan saat upah dibagikan.(*)

Laman: 1 2

Exit mobile version