Ikuti Kami:

Pemerintahan

Pemprov Jabar Bentuk Tim Pemburu Anak Tidak Sekolah Hingga Tingkat Desa

Diterbitkan:

|

Sekda Jabar Herman Suryatman
Sekda Jabar Herman Suryatman. (Foto: Biro Adpim Jabar)

Menurut Herman, anak tidak sekolah menghadapi beragam hambatan. Selain persoalan ekonomi, sebagian anak harus membantu orang tua, sementara lainnya menghadapi kondisi disabilitas yang membutuhkan dukungan khusus.

Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak menyamaratakan penyebab anak berhenti atau tidak melanjutkan pendidikan. Pendekatan langsung kepada keluarga dinilai penting untuk menentukan solusi yang tepat.

“Jangan hanya berpikir, kenapa tidak sekolah? Kita harus tahu kondisinya. Pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi kreatif dan fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing keluarga,” ujarnya.

Salah satu alternatif yang didorong Pemprov Jabar adalah pendidikan kesetaraan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Program Paket A, Paket B, dan Paket C dapat menjadi jalur bagi anak yang terkendala mengikuti pendidikan formal reguler.

Melalui skema tersebut, anak dapat menempuh pendidikan dengan pengaturan belajar yang lebih fleksibel. Namun, keberhasilannya bergantung pada kemampuan pemerintah daerah mengidentifikasi kebutuhan setiap anak dan menghubungkannya dengan layanan pendidikan yang tersedia.

Laman: 1 2 3

Exit mobile version