Ikuti Kami:

Peristiwa

Tanah Bergerak di Cimahi, 10 Rumah Rusak dan 35 Warga Mengungsi

Diterbitkan:

|

Pergerakan tanah
Pergerakan tanah
Ilustrasi pergerakan tanah. (Foto: Istimewa)

“Ini murni pergerakan tanah alami. Faktor kemiringan lokasi ditambah kondisi tanah yang labil serta intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir memperburuk situasi,” jelasnya.

Hingga saat ini, pergerakan tanah masih berlangsung. Kondisi tersebut membuat rumah-rumah yang berada di zona terdampak berisiko roboh sewaktu-waktu.

Baca Juga:  Innalillahi, Diduga Keracunan Gas, Empat Pekerja di Karawang Meninggal Dunia

Para penghuni pun telah diminta untuk mengungsi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

“Ada 35 warga yang terdampak. Kami sudah mengimbau agar tidak ada yang kembali ke rumah dulu karena kondisi tanah belum stabil dan sangat berbahaya,” tegas Fithriandy.

Baca Juga:  Cari Keong Laut, Dua Orang Terseret Ombak di Pantai Batu Hiu Pangandaran

Dari pantauan di lapangan, terlihat sejumlah bangunan mengalami kerusakan signifikan. Beberapa tembok rumah bagian tengah ambruk, lantai terangkat, dan retakan dengan ukuran cukup besar tampak di sejumlah titik.

Laman: 1 2 3