Ikuti Kami:

Bisnis

Bappenas Apresiasi Limbah Sapi di Jayagiri Lembang Jadi Biogas

Diterbitkan:

|

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional. (Foto: Ist)

Menurut Dinar, Bappenas juga melihat penguatan ekonomi desa menjadi salah satu strategi untuk mengurangi kesenjangan pembangunan di sejumlah wilayah yang masih menghadapi tingkat kemiskinan relatif tinggi, termasuk antara kawasan utara dan selatan Jawa Barat.

Sementara itu, Guru Besar Program Studi Teknik Kimia ITB, Prof. Dr. Ir. Lienda Aliwarga, mengungkapkan fasilitas biogas yang ada saat ini baru dimanfaatkan sekitar 50 persen dari kapasitas yang tersedia.

Baca Juga:  Kecurangan 12 Merek Beras, Omzet Ilegal Capai Miliaran Rupiah

“Instalasi yang ada sebenarnya mampu mengolah limbah dari 50 sampai 60 ekor sapi. Namun pemanfaatannya masih terbatas sehingga diperlukan perluasan jaringan distribusi, peningkatan pasokan bahan baku, dan dukungan pembiayaan agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” jelasnya.

Baca Juga:  Terkait PHK Massal di Bandung, Kemenaker Akui Belum Terima Laporan

Menurut Lienda, pengembangan fasilitas tersebut tidak hanya berpotensi memenuhi kebutuhan energi rumah tangga, tetapi juga dapat mendukung operasional usaha kecil dan sektor pengolahan pangan di desa.

Pupuk organik hasil pengolahan limbah juga terbukti membantu meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas tanaman.

Laman: 1 2 3