Ikuti Kami:

Kesehatan

BPJS PBI Dicoret, Dedi Mulyadi: Pasien Kanker Hingga Gagal Ginjal Tetap Berobat

Diterbitkan:

|

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)

JMNChannel.com | Perubahan data Penerima Bantuan Iuran (PBI) oleh Kementerian Sosial membuat sejumlah warga miskin di Jawa Barat kehilangan status kepesertaan BPJS Kesehatan.

Dampaknya, pasien dengan penyakit kronis terancam tidak bisa melanjutkan pengobatan rutin yang bersifat vital dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Ngeri! Fenomena Alam Awan Hitam Menyala di Manado

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat memastikan kondisi tersebut tidak akan menghentikan akses layanan kesehatan bagi warga tidak mampu.

Pemprov Jabar mengambil alih pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi pasien penyakit kronis yang sebelumnya terdaftar sebagai PBI, namun kini dicoret akibat penyesuaian data nasional.

Baca Juga:  Waspada! BNN Sebut Vape Kini Jadi Media Baru Konsumsi Narkoba

Gubernur Jawa BaratĀ Dedi MulyadiĀ menegaskan bahwa pendataan akan difokuskan pada warga miskin dengan penyakit yang tidak memungkinkan pengobatan dihentikan, seperti kanker yang membutuhkan kemoterapi, thalasemia mayor yang harus menjalani transfusi darah rutin, serta penderita gagal ginjal yang bergantung pada cuci darah.

Laman: 1 2