Ikuti Kami:

Wisata

Marak Pungli, DPRD Jabar Minta Pengelolaan Wisata Transparan

Diterbitkan:

|

Ilustrasi wisata Jawa Barat
Ilustrasi wisata Jawa Barat
Ilustrasi wisata Jawa Barat. (Foto: Net)

JMNChannel.com | Pengelolaan obyek pariwisata di Jawa Barat dinilai harus mengedepankan transparansi dan kepastian hukum guna mencegah praktik pungutan liar (pungli). Hal itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari daerah pemilihan Kabupaten Garut, Aten Munajat.

Menurut Aten, tata kelola destinasi wisata perlu dilakukan secara akuntabel dan berbasis aturan yang jelas agar memberikan rasa aman bagi pengunjung sekaligus mendukung pendapatan daerah.

Baca Juga:  Amazing! Sumber Mata Air Cipondok Subang Ini Tidak Pernah Kering

“Kami berpandangan bahwa pengelolaan kawasan wisata harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berbasis aturan yang jelas,” kata Aten dalam keterangan yang diterima, Sabtu (4/4/2026).

Baca Juga:  Terlibat Judi Online, Sebanyak 4.000 Prajurit TNI Kena Sanksi, Apa Saja?

Ia menegaskan, setiap pungutan yang diterapkan di kawasan wisata wajib memiliki dasar hukum, tarif resmi, serta dilengkapi bukti pembayaran yang sah. Hal ini penting untuk menghindari praktik yang merugikan masyarakat maupun pemerintah.

“Setiap bentuk pungutan harus memiliki dasar hukum, tarif resmi, serta disertai bukti pembayaran yang sah,” katanya.

Laman: 1 2 3