Ikuti Kami:

Bisnis

Rusun Untuk Buruh di Bekasi Mulai Dikaji, Akan Dibuat Tol Baru

Diterbitkan:

|

Ilustrasi rusun buruh
Ilustrasi rusun buruh
Ilustrasi rusun buruh. (Foto: Ist)

Data Kementerian Ketenagakerjaan menunjukkan sekitar 20 persen upah buruh terserap untuk biaya sewa rumah atau kontrakan. Sementara itu, akses ke rumah bersubsidi kerap menambah beban karena lokasinya jauh dari tempat kerja.

Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Indra mengatakan banyak pekerja masih kesulitan memperoleh hunian yang sesuai kemampuan finansial dan berlokasi dekat kawasan industri.

Baca Juga:  Angka Pengangguran di Kota Bandung Capai 115.266 Orang, Ini Kata Disnaker

Pengembangan hunian bersubsidi di pusat-pusat industri dinilai sebagai solusi strategis. Program ini juga dikaitkan dengan target pembangunan tiga juta rumah, termasuk penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Baca Juga:  DPRD Jabar Temukan Ketidaksesuaian Bantuan Pendidikan Pada SMK

Pemerintah telah menyiapkan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan bunga rendah dan cicilan terjangkau agar lebih mudah diakses pekerja.

Melalui skema tersebut, pemerintah berharap buruh memiliki pilihan tempat tinggal yang layak, terjangkau, dan tidak lagi memakan porsi besar dari penghasilan bulanan mereka.

Laman: 1 2 3 4 5