Ikuti Kami:

Kesehatan

Waspada! BNN Sebut Vape Kini Jadi Media Baru Konsumsi Narkoba

Diterbitkan:

|

Ilustrasi vape narkoba
Ilustrasi vape narkoba
Ilustrasi vape narkoba. (Foto: Net)

“Mereka bisa gunakan di mana saja, apalagi wangi kan. Jadi, tidak tahu orang, ternyata isi narkotika,” katanya.

BNN menemukan sejumlah kasus di mana cairan vape atau e-liquid mengandung zat adiktif seperti sabu cair, etomidate, hingga narkotika jenis baru lainnya.

Baca Juga:  Kasus HIV AIDS di Kota Banjar Alami Kenaikan 15 Persen Dibandingkan Tahun Lalu

Penggunaan vape juga dinilai menjadi bentuk transformasi dari alat konvensional, seperti bong pada konsumsi sabu.

“Kesannya orang lagi pakai vape, merokok elektrik, tetapi isinya ternyata sabu cair, etomidate, atau zat kimia jenis narkotika,” jelasnya.

Baca Juga:  Kolaborasi BB1%MC West Java Chapter dan JQR Gelar Vaksinasi Massal Warga Bandung

Dari sisi kimiawi, Suyudi menyebut e-liquid pada dasarnya merupakan campuran berbagai senyawa, mulai dari nikotin, propilen glikol, gliserin nabati, hingga zat pemberi rasa seperti diasetil, asetil piridin, dan benzaldehida yang berisiko bagi kesehatan.

Laman: 1 2 3