Ikuti Kami:

Pemerintahan

DPRD Jabar Ingatkan Utang Rp2 Triliun, Jangan Bebani Gubernur Berikutnya

Diterbitkan:

|

Gedung DPRD Jawa Barat
Gedung DPRD Jawa Barat
Gedung DPRD Jawa Barat. (Foto: Net)

Peringatan itu muncul karena kondisi fiskal Jawa Barat masih tertekan. Saat ini, pemerintah provinsi masih menanggung kewajiban cicilan pinjaman dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diajukan pada masa kepemimpinan Gubernur sebelumnya, Ridwan Kamil.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi mengusulkan pinjaman baru untuk menutup kekurangan fiskal sekaligus mempercepat pembangunan sejumlah proyek strategis yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Baca Juga:  Gempa Bumi Magnitudo 5.6 Guncang Nias Sumatera Utara

Romli menjelaskan surat pengajuan pinjaman dari pemerintah provinsi sudah diterima oleh pimpinan DPRD. Meski demikian, pembahasan secara resmi di internal dewan belum dimulai.

Baca Juga:  Keseruan Hari Jadi Bikers Brotherhood 1% MC Ceckpoint Purwakarta

Ia menegaskan proses pembiayaan tersebut harus mengikuti prinsip kehati-hatian perbankan dan tetap tunduk pada aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Menurut Romli, meskipun Pemprov Jawa Barat merupakan pemegang saham mayoritas di Bank BJB, hal itu tidak boleh mengurangi standar profesional dalam penyaluran kredit.

Laman: 1 2 3 4