Ikuti Kami:

Peristiwa

Ikan Sapu-Sapu Jadi Alarm Bahaya, Ini Kata Dedi Mulyadi

Diterbitkan:

|

Ikan sapu-sapu
Ikan sapu-sapu
Ikan sapu-sapu. (Foto: Detik.com)

JMNChannel.com | Meningkatnya populasi ikan sapu-sapu di sejumlah sungai di Jawa Barat dinilai bukan sekadar fenomena ekologis biasa. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan kondisi tersebut merupakan indikator kuat terjadinya pencemaran lingkungan perairan.

Menurutnya, dominasi spesies ikan sapu-sapu menandakan ekosistem sungai telah mengalami degradasi serius, sehingga hanya jenis ikan tertentu yang mampu bertahan.

Baca Juga:  Buntut Pengeroyokan Terhadap Ade Armando Pada Unjuk Rasa 11 April 2022

“Kalau sungai mengalami penurunan kualitas, maka yang hidup hanya sapu-sapu. Di mana pun ada air yang tercemar, di situ pasti ikan sapu-sapu akan merajai,” ujar Dedi dalam keterangan yang diterima, Jumat (24/4/2026).

Ikan sapu-sapu dikenal memiliki daya adaptasi tinggi terhadap lingkungan dengan kualitas air rendah. Kondisi ini justru menciptakan ketimpangan ekosistem karena ikan endemik tidak mampu bersaing dan perlahan menghilang.

Baca Juga:  MK Tolak Gugatan Sengketa Pilkada Cianjur 2024, Ini Respon Tb Mulyana

Dedi menilai fenomena tersebut sebagai sinyal biologis yang tidak boleh diabaikan. Menurutnya, keberadaan ikan sapu-sapu dalam jumlah besar mencerminkan kegagalan menjaga keseimbangan lingkungan sungai.

Laman: 1 2