Ikuti Kami:

Ragam

Dedi Mulyadi Larang Hajatan Mewah, Gen Z Diminta Nikah Sederhana

Diterbitkan:

|

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Istimewa)

“Pagi-pagi datang ke KUA akad, sore sudah pulang, besoknya sudah dagang lagi,” katanya.

Lebih jauh, Dedi mengaitkan fenomena hajatan mewah dengan perubahan pola hidup masyarakat yang dinilai semakin konsumtif. Ia menilai banyak orang memaksakan standar acara di luar kapasitas ekonomi hanya demi mengikuti tren.

Baca Juga:  Timnas Indonesia U-17 Diminta Tampil Lebih Agresif Lawan Honduras

“Apa yang menjadi titik lemah kita hari ini? Dari sisi perilaku hidup, yaitu perilaku yang konsumeris,” ujarnya.

Ia bahkan mengaku kerap mengamati langsung kondisi tersebut saat menghadiri undangan pernikahan warga. Dari pengamatannya, banyak aspek acara yang dipaksakan, mulai dari konsep hingga konsumsi.

Baca Juga:  Ledakan Dahsyat di Samudera Atlantik Akibat Uji Coba Kapal AS

“Saya selalu melihat makanan yang dimakan itu tidak habis. Orang desa mengubah karakter dirinya ingin bergaya prasmanan kota,” ungkapnya.

Laman: 1 2 3