Ikuti Kami:

Ragam

Kuota Diperkirakan Berkurang, Persiapan Haji 2026 Capai 80 Persen

Diterbitkan:

|

Ilustrasi jemaah Haji Indonesia. (Foto: Net)

Dengan kebijakan baru tersebut, kuota Jabar diprediksi akan turun sekitar 9 ribu jamaah, menjadi sekitar 29–30 ribu. Pengurangan serupa juga akan terjadi di 19 provinsi lain yang selama ini memiliki masa tunggu lebih pendek.

Meski demikian, Boy menilai kebijakan ini sebagai langkah positif dan adil bagi seluruh calon jamaah di Indonesia.

Baca Juga:  Viral Guru di Sukabumi Nyambi Jadi Pemulung, Ini Kata Sekda Jabar

“Jamaah tidak lagi sektoral. Semua menjadi jamaah Haji Indonesia. Di manapun mendaftar dari provinsi atau kabupaten mana pun waktu tunggunya sama, yaitu 26,4 tahun,” tegasnya.

Ia menambahkan, hingga Oktober 2025, jumlah calon jamaah haji asal Jawa Barat yang masuk daftar tunggu mencapai sekitar 850 ribu orang. Jumlah itu masih lebih sedikit dibanding Jawa Tengah dan Jawa Timur yang masing-masing telah melampaui satu juta pendaftar.

Baca Juga:  Realisasi Investasi di Karawang Hingga Triwulan Kedua 2021 Capai Rp13,8 Triliun

“Sebagian kuota Jawa Barat akan dialihkan ke provinsi lain yang memiliki daftar tunggu lebih panjang agar waktu tunggu bisa seragam di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Laman: 1 2 3