Ikuti Kami:

Ragam

Tahun Ajaran Baru 2025, Dedi Mulyadi Larang Sekolah Beri PR ke Siswa

Diterbitkan:

|

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Ist)

Selain itu, KDM juga menginstruksikan agar seluruh tugas sekolah diselesaikan di lingkungan sekolah. Tujuannya agar anak-anak dapat menggunakan waktu di rumah untuk kegiatan non-akademik yang mendukung perkembangan karakter dan keterampilan hidup.

“Semua tugas dikerjakan di sekolah, tidak dibawa pulang. Di rumah, anak-anak harus bisa rileks, membaca buku, berolahraga, atau membantu orang tua,” katanya.

Baca Juga:  4.303 Hewan Kurban di Cianjur Dipastikan Sehat dan Bebas PMK

Ia mendorong siswa memanfaatkan waktu luang di rumah untuk kegiatan positif seperti belajar musik, mengembangkan kemampuan bahasa asing, hingga membantu pekerjaan rumah tangga.

Baca Juga:  Persipo Purwakarta, Kalah Ga Mau, Menang Tak Tahu?...

“Anak-anak bisa belajar membereskan rumah, mencuci piring, memasak, mengepel, dan melakukan aktivitas lain yang bermanfaat,” ujarnya.

Menurut KDM, kebijakan ini diambil sebagai bagian dari visi mewujudkan generasi “Gapura Panca Waluya” generasi muda Jawa Barat yang memiliki karakter cageur (sehat), bageur (baik), bener (benar), pinter (cerdas), dan singer (terampil).

Laman: 1 2 3