Ikuti Kami:

Bisnis

Menengok Proses Pembuatan Gula Aren Desa Sukapada yang Mendebarkan

Diterbitkan:

|

JMNChannel.com | Berlokasi di Kampung Pasirheulang, Desa Sukapada, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Terdapat desa yang dikenal selama ini sebagai sentra pembuatan gula aren alami.

Bahan pembuatan gula aren alami diambil dari air nira pohon aren yang masih melimpah di wilayah tersebut.

Tepatnya di kampung pasirheulang, sebagian warganya mengandalkan produksi gula aren ini.
Keahlian menyadap atau mengambil air nira bahan gula aren ini didapatkan secara turun-temurun

di desa sukapada ini Terdapat hampir 3.000 pohon aren yang dimanfaatkan air niranya untuk membuat gula aren murni. Setiap hari warga mampu memproduksi 15 kg gula aren yang harganya Rp 15.000 – Rp 20.000 per kilogram.

Baca Juga:  Geliat Bisnis Startup Aplikasi Antar Jemput Karya Putra Daerah Purwakarta

Proses pembuatan gula aren sebenarnya tidak mudah, bahkan membutuhkan proses memasak yang cukup lama. Air nira yang diambil dengan cara khusus dari pohon aren membutuhkan waktu memasak sampai 9 jam.

Pengambilan air nira di pohon aren biasa diambil dua kali sehari, yakni pagi dan sore hari. Gula aren khas desa Sukapada ini sudah dikenal keaslian bahannya tanpa campuran bahan lainnya apalagi zat kimia.

Karena keaslian itulah pembeli sampai mendatangi langsung rumah rumah warga pembuat gula aren. Ddalam memproduksi pembuatan gula aren murni, air nira diambil dengan cara menyadap pohon aren.

Menyadap pohon aren menggunakan alat khusus yaitu lodong semacam wadah dari bambu,
Lodong dipasang atau di gantung untuk menampung tetesan air nira dari pohon aren.

Baca Juga:  Ledakan Dahsyat di Samudera Atlantik Akibat Uji Coba Kapal AS

Air nira nantinya akan diambil setiap sore dan pagi hari, apabila diketahui lodong sudah dipenuhi air nira.

Setelah air niranya tekumpul kemudian di masak menggunakan tungku tradisional berbahan bakar kayu, setelah air nira menjadi kental dan sudah berwarna kecoklatan, barulah gula aren di cetak lalu di bungkus.

Selengkapnya di Youtube JMN Channel atau baca di link bio, bisa di aplikasi jabarnews dengan download di app store dan google play atau kunjungi: www.jabarnews.com

Selengkapnya, klik: https://www.youtube.com/c/JabarNews/videos