Ikuti Kami:

Bisnis

Produksi Padi di Indramayu Selama 2025 Capai 1,7 Juta Ton

Diterbitkan:

|

Ilustrasi panen padi
Ilustrasi panen padi
Ilustrasi panen padi. (Foto: Net)

Melihat tren produksi yang positif, pemerintah langsung mempercepat pelaksanaan Musim Tanam I 2025/2026 untuk menjaga kontinuitas pasokan dan menghindari potensi kekosongan stok.

Percepatan tanam di wilayah irigasi BBWS Citarum telah dimulai sejak 1 Oktober, sementara wilayah BBWS Cimancis menyusul pada 1 Desember 2025. Beberapa kecamatan seperti Gantar, Kroya, dan Terisi juga telah memulai tanam di area seluas 2.624 hektare.

Baca Juga:  DPRD Jabar Soroti Minimnya Informasi Variasi Bibit Unggul Kepada Petani

Untuk memastikan proses tanam berjalan optimal, Pemkab Indramayu mengusulkan alokasi pupuk bersubsidi sebesar 70 ribu ton urea dan 69 ribu ton NPK.

Baca Juga:  Disparbud Pangandaran Berharap Pemerintah Pusat Izinkan Objek Wisata Dibuka

Bupati Indramayu Lucky Hakim menegaskan percepatan tanam merupakan strategi penting menjaga stabilitas produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional. Ia menyebutkan bahwa dukungan pemerintah pusat, daerah, dan kelompok tani adalah fondasi utama keberhasilan sektor pertanian.

“Percepatan tanam ini diharapkan memicu semangat baru bagi petani Indramayu,” katanya.

Laman: 1 2 3