Peristiwa
Erupsi Anak Krakatau Berdampak ke Jabar, Sekolah Terdampak Bisa Daring

Selain sektor pendidikan, Pemprov Jabar meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan untuk menghadapi potensi gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.
Puskesmas, rumah sakit, pos kesehatan, dan fasilitas pelayanan kesehatan diminta meningkatkan kesiapsiagaan. Dinas Kesehatan juga diperintahkan memastikan ketersediaan tenaga kesehatan, ambulans, oksigen, pulse oximeter, obat-obatan, masker atau respirator, serta alat pelindung diri.
Pemantauan terhadap dampak kesehatan dilakukan melalui surveilans harian. Kasus gangguan pernapasan, iritasi mata, gangguan kulit, cedera, dan dampak kesehatan lain akibat paparan abu vulkanik akan dipantau dan dilaporkan.
Perhatian khusus diberikan kepada kelompok rentan, seperti bayi, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, pekerja luar ruangan, serta masyarakat dengan penyakit kronis.
Pemprov Jabar juga meminta Dinas Lingkungan Hidup memantau kualitas udara, khususnya parameter PM2,5 dan PM10, bersama BMKG dan BPBD.