Ikuti Kami:

Politik

Usulan Pilkada Kembali ke DPRD Dinilai Belum Tepat, Ini Respon IPRC

Diterbitkan:

|

Peneliti Indonesian Politics Research & Consulting (IPRC) Fahmy Iss Wahyudi. (Foto: JabarNews)

“Yang terpenting adalah jangan sampai keputusan mengenai pilkada menganulir kedaulatan yang dimiliki oleh rakyat dengan adanya keterputusan aspirasi,” tegasnya.

Baca Juga:  Mahasiswa IAIN Palangkaraya Joged Diatas Ambulan, Polisi Langsung Turun Tangan

Fahmy juga menyoroti bahwa isu format pilkada ini bukanlah prioritas utama di DPR maupun pemerintah saat ini. Namun, ia memperkirakan isu ini akan kembali menghangat dalam waktu 3-4 bulan ke depan seiring urgensi revisi Undang-Undang Pilkada.

Baca Juga:  Tujuh Terpidana Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Minta Peninjauan Kembali

“Pembahasan mengenai pilkada ini harus juga melibatkan partisipasi masyarakat,” pungkasnya.(*)

Laman: 1 2