Ikuti Kami:

Ragam

Dosen Unisba Soroti Krisis Komunikasi Remaja Dengan Orang Tua

Diterbitkan:

|

Dosen KPI Unisba, Nia Kurniati Syam
Dosen KPI Unisba, Nia Kurniati Syam
Dosen KPI Unisba, Nia Kurniati Syam. (Foto: Ist)

“Teknologi harus menjadi wasilah menuju kebaikan. Kalau sampai menghilangkan rasa hormat, empati, dan kasih sayang, berarti ada yang salah dalam penggunaannya,” katanya.

Sementara itu, narasumber lain Ahmad Mudakir, S.Th.I, M.Ag. mengingatkan pentingnya sikap kritis dan santun dalam bermedia sosial. Ia menekankan prinsip tabayyun atau verifikasi informasi agar remaja tidak mudah terprovokasi konten negatif.

Baca Juga:  Redaksi Bertanya? Begini Khasiat dan Bahaya Kopi Bareng Ahmad Said Widodo

“Media sosial itu cepat, tapi kebenaran tidak selalu ikut cepat. Remaja perlu belajar menyaring informasi sebelum membagikannya,” ucap Ahmad.

Ia juga mengajak siswa mempraktikkan komunikasi antarpribadi sederhana namun bermakna, seperti menjaga kontak mata saat berbicara dengan orang tua serta membatasi penggunaan ponsel ketika berada di rumah.

Baca Juga:  Menaker Terbitkan SE THR 2025 Untuk Karyawan Swasta Hingga Ojol

Momen paling emosional terjadi saat para siswa diminta mengirim pesan singkat berisi ucapan terima kasih dan permohonan maaf kepada orang tua mereka. Sejumlah siswa tampak terharu saat menerima balasan langsung dari keluarga.

Laman: 1 2 3