Ikuti Kami:

Pemerintahan

Jabar Genjot Proyek Dewan Saat Defisit Rp3,4 T dan Fasilitas Dipangkas

Diterbitkan:

|

Pembangunan di gedung DPRD Jawa Barat. (Foto: Ist)

Saat dikonfirmasi mengenai proyek pembangunan, penambahan ruangan, hingga raibnya fasilitas snack dan WiFi, petugas keamanan dalam (Kamdal) justru bersikap defensif dan mengarahkan awak media agar menyampaikan pertanyaan melalui jalur birokrasi internal, yakni Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Baca Juga:  AHY Pastikan Kementerian ATR/BPN Tidak Terdampak Serangan PDNS

​Situasi ini menempatkan bola panas akuntabilitas publik secara telak berada di tangan Pemerintahan Provinsi dan DPRD Jawa Barat. Gelombang protes masyarakat menuntut transparansi total agar pemerintah tidak memberlakukan standar ganda dalam pengelolaan uang rakyat.

Baca Juga:  Tim Persib Baru, Walkot Bandung Ingin Juara Lagi di Liga 1 2025/2026

​“Jika efisiensi memang menjadi panglima, publik pastinya berhak mendapat penjelasan, yaitu pembangunan mana yang dianggap mendesak, mana yang bisa ditunda, dan mengapa fasilitas tertentu justru dipangkas ketika proyek fisik masih berjalan,” tegas Asep mewakili suara keresahan publik.(*)

Laman: 1 2 3 4 5