Ikuti Kami:

Peristiwa

22,12 Ton Ikan Mas di Waduk Saguling Mati Massal, Ini Penyebabnya

Diterbitkan:

|

Ilustrasi ikan mati massal. (Foto: Ist)

Kematian ikan juga dilaporkan terjadi di Blok Bongas sebanyak dua ton, Blok Cikadu tiga ton, dan Blok Balong dua ton.

Sementara itu, di Blok Pakuwon, Desa Jati, tercatat 50 kilogram ikan mati; Blok Cijati, Desa Saguling, sebanyak 30 kilogram; serta Blok Mariuk, Desa Girimukti, sebanyak 40 kilogram.

Baca Juga:  Hilang Kontak 37 Tahun, Pekerja Migran Asal Cirebon Akhirnya Bisa Pulang

Wiwin mengatakan kejadian tersebut menimbulkan kerugian ekonomi bagi pembudidaya. Karena itu, penanganan segera diperlukan untuk menyelamatkan ikan yang masih hidup sekaligus mencegah pencemaran perairan akibat bangkai ikan.

Pembudidaya diminta segera memisahkan ikan yang masih hidup dari ikan yang mati. Ikan yang masih hidup kemudian dipindahkan ke wadah pemeliharaan terpisah untuk dibesarkan atau segera dipanen.

Baca Juga:  Depo Plumpang Kebakaran, Bagaimana Pasokan BBM di Jabodetabek?

“Pembudidaya harus segera memisahkan ikan yang masih hidup dari bangkai ikan yang mati, kemudian memindahkannya ke wadah pemeliharaan terpisah untuk dibesarkan atau segera dipanen,” ujarnya.

Laman: 1 2 3 4