Peristiwa
Pembunuhan di Indramayu, Polisi Beberkan Cara Pelaku Bunuh Korban

Setelah pekerjaan selesai, korban meminta FSS memasang gantungan tasbih. Namun, permintaan tersebut justru berujung pada aksi kekerasan. FSS diduga menyerang korban menggunakan palu hingga meninggal dunia.
“FSS memukul kepala korban enam kali hingga meninggal dunia, lalu membersihkan darah di lokasi sebelum menghubungi NW,” tuturnya.
Setelah kejadian itu, FSS menghubungi NW untuk membantu memindahkan jasad korban. Meski sempat menolak, NW akhirnya mengikuti ajakan tersebut setelah mendapat tekanan dan janji pertanggungjawaban dari FSS.
Keduanya kemudian membawa jasad korban menggunakan mobil Mitsubishi Xpander milik korban. Mereka juga mengambil sejumlah barang berharga, di antaranya tas berisi uang tunai, perhiasan, dan BPKB.
Arwin menjelaskan, setelah membawa mobil tersebut, FSS membeli bensin sebanyak 4,5 liter menggunakan uang milik korban. Bensin itu kemudian digunakan untuk membakar mobil di area pekarangan Desa Cikawung.