Ikuti Kami:

Peristiwa

Hina Suku Sunda dan Viking, GMNI Pecat Youtuber Resbob

Diterbitkan:

|

Resbob saat diamankan aparat kepolisian
Resbob saat diamankan aparat kepolisian
Resbob saat diamankan aparat kepolisian. (Foto: Ist)

“Jadi setelah kaderisasi dia tidak pernah sekalipun terlihat dalam forum-forum atau agenda-agenda, program-program yang dilakukan, entah itu dari komisariatnya sendiri atau dari cabang Surabaya,” kata Virgiawan.

GMNI menilai pernyataan Resbob bertentangan dengan nilai-nilai organisasi, seperti kemanusiaan, keberadaban, persatuan bangsa, dan semangat anti-diskriminasi.

Baca Juga:  Kadeudeuh Simpati, Ribuan Anggota Satlinmas di Sumedang Terima Insentif

Sikap tersebut dianggap sebagai penyimpangan dari ideologi serta cita-cita perjuangan GMNI yang berlandaskan sosio-nasionalisme, sosio-demokrasi, dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Kita mengamini bahwasanya ucapan Resbob itu kan tidak ada sangkut pautnya dengan GMNI sebenarnya, Itu kan urusan personal dari Resbob sendiri. Nah, di organisasi kami itu menjunjung tinggi persatuan. Tidak memandang suku, ras, agama, maupun budaya, kepercayaan dari siapapun itu, kita menolak keras terkait adanya SARA atau rasis,” ucap Virgiawan.

Baca Juga:  UMKM Talk: KAMIS ASYIK - Mengemas Kearifan Lokal Menuju Pasar Global

Setelah pernyataan Resbob viral, GMNI Surabaya berupaya memanggil yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan etik dan pembahasan dalam pleno organisasi. Namun, Resbob tidak dapat dihubungi hingga akhirnya pleno tetap digelar tanpa kehadirannya.

Laman: 1 2 3 4